Selamat datang pada blog yang memberikan kamu informasi terupdate dan tips menarik yang bisa membuat kamu yang tidak tahu menjadi tahu, informasi atau tips kali ini saya ingin membahas mengenai masalah pencernaan seperti diare yang diderita oleh si kecil, baca sampai selesai untuk mengetahuinya lebih lanjut.

 

Diare menjadi masalah pencernaan yang sangat umum dialami banyak orang. Meskipun begitu tidak bisa disepelekan begitu saja jika terserang, apalagi pada bayi. Dimana anak kecil lebih rentan terhadap dehidrasi jadi bisa berakibat lebih fatal. Sebagai orang tua tentu perlu paham seperti apa kondisi buah hati, jangan sampai diare diketahui terlambat.

 

Selain mengetahui gejala awal, bunda juga perlu paham seperti apa pertolongan pertama yang bisa dilakukan. Sehingga buah hati segera teratasi dan diare yang dialami bisa segera berhenti kembali normal.

 

Satu orang dengan orang lain bisa mengalami kondisi berbeda saat terserang diare, hal itu sama juga bagi bayi. Sebelumnya ibu perlu paham pula penyebab utama terjadinya diare itu karena adanya virus, parasit, bakteri atau bisa pula akibat keracunan makanan.

 

Dengan mengetahui tanda diare lebih awal, pengobatan juga lebih cepat dilakukan. Secara umum, ada beberapa ciri-ciri buah hati Kamu mengalami diare seperti:

 

1. Buang air yang lebih sering.

Ini menjadi ciri khas yang bisa Kamu kenali dari bayi yang mengalami diare, umumnya buang air besar terjadi 1 kali dalam sehari namun itu bisa lebih dari 3 kali. Nah, untuk hal ini orang tua harus paham sendiri karena yang mengetahui seperti apa kebiasaan si kecil setiap harinya.

 

2. Wujud feses berair dan aroma busuk.

Lalu, tanda-tanda diare pada bayi selanjutnya yaitu wujud dari feses lebih berair dan aroma tidak enak. Ini juga orang tua yang paham karena setiap hari memperhatikan bentuk feses si kecil. Yang mengalami diare umumnya akan lebih cair dan bau busuk menyengat bahkan terkadang berlendir.

 

3. Demam tinggi.

Demam menjadi salah satu tanda yang bisa dikenali, hal ini berarti imun tubuh sedang melawan infeksi yang menyebabkan diare terjadi. Tidak semua anak mengalami hal ini namun bagi yang demam umumnya berkisar 38.9 – 40 Celsius.

 

4. Perut berbunyi nyaring.

Ini tanda yang bisa Kamu kenali selanjutnya, dimana normal perut sehat si kecil akan mengeluarkan suara gemuruh karena usus mencerna makanan. Tetapi ketika diare suara tersebut lebih tidak beraturan dan lebih kencang, hal itu tandanya usus sedang terserang infeksi.

 

5. Rewel dan terus menangis.

Komunikasi bayi hanyalah dengan menangis, hal ini bisa diartikan banyak hal seperti popok basah, tidak nyaman, kenyang, lapar, bosan dan masih banyak lagi. Namun jika rewel tidak berhenti secara terus menerus bisa menjadi tanda si kecil mengalami masalah kesehatan yang membuat tidak nyaman.

Jika kamu sudah bisa kenali tanda-tanda diare pada bayi seperti diatas, sebagai orang tua juga perlu untuk segera memberikan pertolongan supaya kondisi si kecil tidak terus memburuk. Jika masalah tersebut tidak segera diatasi pasti akan mengakibatkan diare.

 

Jangan sepelekan hal tersebut karena bisa menyebabkan masalah fatal. Kenali ciri dehidrasi seperti urine yang berkurang, warna kuning pekat, bibir kering, mata cekung sampai dengan bayi yang terlihat lemas tidak berdaya.

 

Melalui pemaparan diatas bisa menjadi tambahan pertimbangan lagi buat orang tua supaya tidak menyepelekan masalah kesehatan si kecil meskipun hanya diare. Perlu langsung konsultasikan kepada dokter ahli sebelum imun si kecil makin melemah.

 

Namun sebagai pertolongan pertama bisa gunakan obat diare yang aman untuk bayi terlebih dahulu. Ada beberapa obat rekomendasi dan tentunya aman, kalau untuk anak usia 6 tahun ke atas yang bisa saya rekomendasikan ke kamu adalah entrostop herbal anak yang pastinya aman karena terbuat dari bahan – bahan alami.

 

Kenapa saya bisa rekomendasikan entrostop untuk obat diare bagi anak yang berusia 6 tahun ke atas, karena saya sendiri memiliki anak yang berusia 8 tahun yang terkadang lumayan sering terkena diare karena suka lupa untuk memperhatikan asupan makanan yang masuk.

 

Dan entrostop herbal anak ini sangat bisa membantu saya untuk mengatasinya, tapi kamu harus tetap ingat aturan pakai dan dosis yang sesuai dengan si kecil, kamu juga bisa cek langsung pada apotik terdekat. Atau untuk lebih mudahnya kamu bisa cek di website yang memberikan informasi mengenai dosis obat untuk diare atau tips lain terkait diare pada website diarepedia.

By masbojo